Hubungi Kami Beranda Artikel Pembuat Invoice Gratis Pesanan Kontak
Sistem Booking

Panduan Sistem Booking Sendiri untuk Usaha Jasa dan Penginapan

4 menit baca

Usaha jasa dan penginapan sebaiknya punya sistem pemesanan sendiri ketika jumlah pemesanan sudah terlalu banyak untuk dicatat manual, atau ketika komisi yang dibayar ke platform pihak ketiga sudah melebihi biaya membuat sistem sendiri. Dua tanda itu biasanya muncul bersamaan.

Kalau kamu masih menerima lima pemesanan seminggu, mencatat di buku masih cukup. Tapi kalau kamu sudah pernah kejadian menerima dua tamu untuk kamar yang sama di tanggal yang sama, itu bukan lagi soal kerapian, melainkan soal kepercayaan pelanggan.

Tanda Usahamu Sudah Butuh

  • Pernah terjadi jadwal bentrok. Dua pemesanan masuk untuk waktu yang sama karena catatannya di tempat berbeda.
  • Waktu habis untuk membalas pertanyaan yang sama. Tanggal berapa yang kosong, harganya berapa, masih ada atau tidak.
  • Pemesanan datang di luar jam kerja lalu hilang. Orang bertanya jam sebelas malam, dibalas besok pagi, ternyata sudah memesan di tempat lain.
  • Kamu tidak tahu pasti tingkat keterisian. Hanya kira-kira, tidak bisa dibuktikan angkanya.
  • Komisi platform terasa memberatkan. Terutama saat musim ramai, ketika seharusnya kamu untung paling banyak.

Kalau tiga dari lima ini sudah kamu alami, biasanya sistem sendiri sudah sepadan.

Fitur yang Benar-Benar Dibutuhkan

Banyak pemilik usaha meminta terlalu banyak fitur di awal, lalu setelah jadi cuma memakai sebagian kecil. Ini yang benar-benar dipakai sehari-hari:

FiturKenapa penting
Ketersediaan yang terlihat langsungPelanggan tahu tanggal kosong tanpa bertanya
Pencegah jadwal bentrokSatu slot tidak bisa diambil dua orang
Pemberitahuan otomatisKamu dan pelanggan sama-sama dapat konfirmasi
Pembayaran atau uang mukaMenyaring pemesanan yang tidak serius
Kalender untuk pengelolaMelihat seluruh jadwal dalam satu tampilan
Catatan pelangganTahu siapa yang pernah datang, untuk ditawari lagi

Yang sering diminta tapi jarang terpakai: pilihan bahasa yang banyak, tampilan yang rumit, dan laporan yang terlalu detail. Tambahkan itu nanti kalau memang terasa perlu.

Sistem Sendiri Dibanding Platform Pihak Ketiga

Platform pemesanan memberi satu hal yang sulit ditandingi: pengunjung yang sudah ada. Orang mencari penginapan di sana, jadi kamu tidak perlu memperkenalkan diri dari nol.

Yang jadi masalah adalah harganya. Setiap pemesanan dipotong, dan potongan itu berlaku selamanya, termasuk untuk tamu yang sebenarnya sudah pernah menginap dan hanya memesan ulang.

Pola yang paling sehat mirip dengan strategi dua kaki: platform untuk menjangkau tamu baru, sistem sendiri untuk tamu yang kembali. Tamu yang sudah pernah datang tidak perlu lagi dibayar komisinya.

Cara Menghitung Sepadan atau Tidak

  1. Hitung jumlah pemesanan per bulan yang datang lewat platform.
  2. Kalikan dengan rata-rata nilai pemesanan.
  3. Kalikan dengan persentase komisi.
  4. Kalikan 12 untuk mendapat angka setahun.

Kalau hasilnya lebih besar daripada biaya membuat sistem sendiri, keputusannya jelas. Tapi jangan lupa hitung juga yang tidak berupa uang: waktu yang habis membalas pesan, dan pemesanan yang batal karena kamu terlambat menjawab.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Langsung berhenti dari platform. Sistem sendiri tidak otomatis mendatangkan tamu. Butuh waktu sampai orang tahu.

Membuat proses pemesanan yang terlalu panjang. Kalau harus mengisi belasan kolom, orang menyerah di tengah jalan. Minta yang penting saja.

Tidak menyiapkan orang yang memantau. Sistem mengirim pemberitahuan, tapi tetap perlu ada yang membaca dan menindaklanjuti.

Lupa memikirkan pembatalan. Aturan pembatalan dan pengembalian uang harus jelas sejak awal, bukan diputuskan saat ada masalah.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Berapa biaya sistem pemesanan sendiri?

Tergantung banyaknya hal yang dikerjakan otomatis. Yang sederhana untuk satu lokasi jauh lebih murah daripada yang mengelola banyak cabang dengan pembayaran otomatis.

Apakah bisa tetap terhubung dengan platform yang sekarang?

Untuk sebagian platform bisa, sehingga ketersediaan kamar tidak perlu diperbarui dua kali. Ini perlu dibicarakan di awal karena tidak semua platform membuka jalurnya.

Bagaimana kalau tamu lebih suka memesan lewat pesan singkat?

Tidak masalah, dan itu wajar di Indonesia. Yang penting pemesanan dari mana pun tercatat di satu tempat, supaya tidak ada yang bentrok.

Apakah perlu pembayaran otomatis?

Tidak wajib di awal. Banyak usaha memulai dengan konfirmasi manual, lalu menambahkan pembayaran otomatis setelah jumlah pemesanan bertambah.

Berapa lama pembuatannya?

Sistem pemesanan sederhana biasanya lebih cepat daripada yang dibayangkan. Yang memakan waktu justru memetakan aturan main usahamu, misalnya berapa lama pemesanan ditahan sebelum hangus.

Apakah cocok untuk usaha kecil?

Cocok kalau masalahnya sudah terasa. Kalau pemesananmu masih sedikit dan tidak pernah bentrok, dana itu mungkin lebih baik dipakai untuk hal lain dulu.

Langkah Berikutnya

Sebelum memutuskan, catat dulu selama dua minggu: berapa pemesanan yang masuk, berapa yang batal, dan berapa lama rata-rata kamu membalas. Data sederhana itu biasanya sudah cukup menunjukkan apakah masalahnya mendesak.

Kalau ingin tahu bentuk sistem yang cocok untuk usahamu, ceritakan saja cara kerjamu sekarang. Konsultasi dan demo tidak dipungut biaya.

Punya kendala serupa di bisnismu?

Ceritakan dulu situasinya. Konsultasi dan demo gratis, tanpa biaya di awal.

Hubungi Kami

Baca juga